“Pembudidayaan tanaman Padi Varietas Unggulan”

Published Oktober 25, 2012 by afrizaldelfansonnbbn

CARA BUDI DAYA PADI YANG BENAR

page 1Gambar


CARA BUDI DAYA PADI UNGGULAN .

 

 


PENDAHULUAN
 
Dalam rangka upaya peningkatan produksi tanaman padi sawah melalui cara dan dikerjakan dengan cara sebaik – baiknya dan agar supaya dapat meningkatkan mutu tanaman padi sawah
dan agar dapat tubuh dan perkembangan tanaman yang baik dan memperoleh hasil yang tinggi
kita harus memperhatikan hal – hal berikut ini .

1.MEMILIH VARITAS atau PADI UNGGUL
Diusahakan kita memilih bibit padi yang bersertifikat atau sudah resmi dari pemerintah
dan setelah padi di dapat lebih baik direndam selama satu sampai lima ban air rendaman diganti sati hari sekali .
ini contoh padi yang bersertifikat : padi CIHERANG dan padi CIBOGA .

2. PERSEMAIAN
Pembuatan persemaian harus di pilih lokasi yang aman dari serangan tikus dan mudah kita kontrol setiap hari . luas persemaian 4% dari luas areal yang akan ditanami . tanaman padi yang akan di buat persemaian kira-kira umur 23 sampai 26 hari dan sudah bisa ditanam dilahan sawah .

3. PENGOLAHAN TANAH
Pengolahan tanah harus sempurna, sebelum di bajak tirlebih dahulu di genangi air sesudah di genangi air lalu di bajakdenganmenggunakan mesin pembajak sawah atau bisa juga dengan kerbau .

4. TANAMAN PADI
Jarak tanaman diatur garis lurus dengan jarak 20 kali 20 . tiap lubang ditanami 2 sampai 3 saja .

5. PEMUPUKAN 
di bawah ini Macam – macam pupuk yang digunakan dalam budi daya padi.

A.PUPUK ORGANIK
pupuk ini digunakan untuk memperbaiki fisik kesuburan tanah.

B.OREA / pupuk N (niteogen)
Pupuk ini berfungsi untuk merangsang pertumbuan tanaman secara keseluruan dan kususnya batang , cabang , dan daun serta membantu menghijaukan daun dengan sempurna dan juga membantu fotosintesis.

C.PUPUK SP36
Yang berfungsi untuk pertumbuan akar kususnya tanaman muda dan dapat membanta
 asimilasi dan pernafasan serta mempercepat pembungaan dan memasakan buah .

D.PUPUK ORGANIK CAIR atau POC
Gunanya untuk menambah unsur – unsur mikro dan sesuai dengan tanaman padi .

E.PUPUK KCL atau PUPUK KALIUM
Berfungsi untuk memperkuat tanaman agar daun,bunga,dan buah tidak mudah gugur, juga menjadikan tanaman lebih
 tahan terhadap kekeringan dan pemasakan buah .

6. JUMLAH PUPUK DAN WAKTUNYA
Cara – cara mengatur komposisi yang benar.

A.Pupuk DASAR OREA 100kg/hektar SP36 100kg/hektar , waktunya diberikan 1 hari sebelum tanam .

B.Pemupukan ke 2 OREA 100kg/hektar , waktunya 15 hari sesudah tanam , dengan cara di semprotkan .

C.Pemupuken ke 3 OREA 100kg/hektar , waktunya padi berusia 45 tahun setelsh tanam ,dan cara di semprotkan ke tanaman .

7.PEMBERIAN AIR
Pemberian air tanaman harus umur 0 sampai 10 hari dan minimal padi setinggi 5cm (genangan air), umur 10 sampai 35 hari setinggi 10cm ,umur 40 sampai 100 hari setinggi 10cm . tanaman padi pada umur 110 hari air dibuang atau di keringkan .

8. PENGENDALIAN HAMA dan PENYAKIT
Hama yang perlu di waspadai adalah
tikus,wereng,sundep,dan harus di adakan pengendalian atau pemberantasan dan apa bila ada serangan sebaiknya di semprot dengan insektisida dan kalau tidak ada tidak perlu .


9.PANEN
Panen di lakukan pada saat tanaman padi sudah umur 130 hari atau sudah 90% menguning,
cara memanen dengan alat sabit kemudian alas untuk memotong batang padi dan kemudian di tumpuk setelah di tumpuk padi di rontokan dengan alat perontok yang namanya doser alau sudah di rontokan di bawapulang dan di jemur di bawah terik matahari kalau sudah menguning dikemas dalam karung dan terus dijual di pengepul .

PENUTUP
Dengan teknologi seperti terturai diatas produktivitas usaha tani padi pastikan berhasil
 dengan baik dan sukses dalam rangka peningkatan produk padi indonesia danpemerintah tidak lagi eksport beras dari negara tetanga.

Posted by pertanian at 5:51 AM 

 

 

BUDIDAYA PADI SISTEM JAJAR LEGOWO

Submitted by ucu.bp3k-cibitu… on Fri, 09/12/2011 – 12:15 

 

 

BUDIDAYA PADI SISTEM JAJAR LEGOWO

 

 

 

Legowo menurut bahasa jawa berasal dari kata “Lego” yang berarti luas dan “dowo” yang berarti panjang. Menurut beberapa informasi yang saya peroleh cara tanam ini pertama kali diperkenalkan oleh Bapak Legowo kepala dinas pertanian kabupaten Banjar Negara.

Pada prinsipnya sistem tanam jajar legowo adalah meningkatkan populasi dengan cara mengatur jarak tanam. Selain itu sistem tanam tersebut juga memanpulasi lokasi tanaman sehingga seolah-olah tanaman padi dibuat menjadi taping (tanaman pinggir) lebih banyak. Seperti kita ketahui tanaman padi yang berada dipinggir akan menghasilkan produksi lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik hal ini disebabkan karena tanaman tepi akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak.

Ada beberapa tipe sistem tanam jajar legowo:

  1. Jajar legowo 2:1. Setiap dua baris diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Namun jarak tanam dalam barisan yang memanjang dipersempit menjadi setengah jarak tanam dalam barisan.
  2. Jajar legowo 3:1. Setiap tiga baris tanaman padi diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Jarak tanam tanaman padi yang dipinggir dirapatkan dua kali dengan jarak tanam yang ditengah.
  3. Jajar legowo 4:1. Setiap tiga baris tanaman padi diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Demikian seterusnya. Jarak tanam yang dipinggir setengah dari jarak tanam yang ditengah.

Cara tanam padi jajar legowo merupakan salah satu teknik produksi yang memungkinkan tanaman padi dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi serta memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Padi yang merupakan tanaman pangan utama penduduk, sebagian besar diproduksi di lahan sawah. Belum optimalnya produktivitas padi lahan sawah antara lain karena serangan hama, penyakit dan gulma. Melalui perbaikan cara tanam padi dengan sitem jajar legowo diharapkan selain dapat meningkatkan produksi, pengendalian organisme pengganggu dan pemupukan mudah dilakukan.

Jajar Legowo 2 : 1 (40 cm x (20 cm x 10 – 15 cm)) adalah salah satu cara tanam pindah sawah yang memberikan ruang (barisan yang tidak ditanami) pada setiap dua barisan tanam, tetapi jarak tanam dalam barisan lebih rapat yaitu 10 cm tergantung dari kesuburan tanahnya.

 

 

 

 

 

Pada tanah yang kurang subur kebiasaan petani tanam cara tegel 20 cm x 20 cm, menggunakan jarak tanam dalam barisan 10 cm. Pada tanah dengan kesuburan sedang kebiasaan petani tanam cara tegel 22cm x 22 cm, jarak tanam dalam barisan 12, 5 cm. Pada tanah yang subur 25 cm x 25 cm, jarak tanam dalam barisan 15 cm.

 

 

 

Tujuan dari cara tanam jajar legowo 2 : 1 adalah :

-        Memamfaatkan radiasi surya bagi tanaman pinggir.

-        Tanaman relatif aman dari serangan tikus, karena lahan lebih terbuka.

-        Menekan serangan penyakit karena rendahnya kelembaban dibandingkan dengan cara tanam biasa.

-        Populasi tanaman bertambah 30 %.

-        Pemupukan lebih efisien.

-        Pengendalian hama penyakit dan gulma lebih mudah dilakukan daripada cara tanam biasa.

 

 

 

Teknik Penerapan

a.       Pembuatan baris tanam

Lahan sawah yang sudah siap ditanami, 1 – 2 hari sebelum tanam air dibuang sehingga lahan dalam keadaan macak-macak. Tujuan air dihilangkan adalah untuk dapat membentuk garis-garis tanam secara jelas. Dengan menggunakan alat pembuat garis jajar legowo 2 : 1 (Atajale 2 : 1), dibuat garis tanam 40 cm x ( 20 cm x 10 cm) dengan cara menarik atajale pada lahan yang akan ditanami. Arah baris tanam sebaiknya sesuai dengan arah aliran air pegairan.

 

 

b.      Tanam

Bibit padi umur kurang dari 21 hari sebanyak 1-2 bibit ditanam pada perpotongan garis-garis yang terbentuk, dengan cara maju atau mundur sesuai kebiasaan regu tanam.

 

Teknik Pemeliharaan Tanaman

a.       Pemupukan

Pemupukan dilakukan secara alur pada tempat yang berjarak 20 cm dan posisi yang memupuk pada tempat yang berjarak 40 cm. Dengan cara ini hanya 40 % dari lahan yang diberi pupuk dan pupuk terkosentrasi sepanjang tempat yang berjarak 20 cm, serta pupuk lebih dekat denga perakaran sehingga dapat dimamfaatkan oleh tanaman secara maksimal.

 

b.      Penyiangan

Pada cara tanam ini penyiangan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan landak/osrok cukup satu arah yaitu searah dalam barisan dan tidak perlu dipotong sepertimpada cara tanam bujur sangkar (2 arah). Jarak tanam dalam barisan 10 cm tidak perlu dilakukan penyiangan karena gulma akan kalah berkompetisi dengan pertumbuhaan tanaman padi. Dengan cara tanam ini, biaya penyiangan dapat di tekan sampai 50 %.

 

 

 

 

c. Pengendalian Hama dan Penyaki

Adanya lorong-lorong yang berjarak 40 cm sinar matahari dan sirkulasi udara dapat berjalan optimal dan kelembaban dapat ditekan sehingga perkembangan hama/penyakit dapat diminimalisir. Disamping itu, kegiatan pemamtauan dan pelaksanaan pengendalian penyakit dapat lebih mudah dilaksanakan.

 

Untuk menghitung peningkatan populasi dengan sitem tanam jajar legowo bisa menggunakan rumus :       100% X  1 : ( 1 + jumlah legowo).

contoh:

  • untuk legowo 2:1 peningkatan populasinya adalah :  100%  X  1 : (1 + 2) = 30%
  • untuk legowo 3:1 peningkatan populasinya adalah :  100%  X  1 : (1 + 3) = 25%
  • Untuk legowo 4:1 peningkatan popuasinya adalah :  100%  X  1 :  (1 + 4) = 20%
  • Untuk legowo 5:1 peningkatan popuasinya adalah :  100%  X  1 :  (1 + 5) = 16,6%

 Adapun manfaat sistem tanam jajar legowo adalah:

  1. Menambah jumlah tanaman padi seperti perhitungan diatas
  2. Otomatis juga akan meningkatkan produksi tanaman padi
  3. Memperbaiki kualitas gabah dengan semakin banyaknya tanaman pinggir
  4. Mengurangi serangan penyakit
  5. Mengurangi tingkat serangan hama
  6. Mempermudah dalam perawatan baik itu pemupukan maupun penyemprotan pestisida
  7. Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian dalam baris tanaman

Selain manfaat sistem tanam jajar legowo juga punya kelemahan antara lain:

  1. Membutuhkan tenaga tanam yang lebih banyak dan waktu tanam yang lebih lama pula
  2. Membutuhkan benih yang lebih banyak dengan semakin banyaknya populasi.
  3. Biasanya pada legowonya akan lebih banyak ditumbuhi rumput

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: